Tampilkan postingan dengan label Berita Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Islam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Juni 2014

Hot Berita Islam (Edisi 5 Juni 2014)


Tolak Penutupan Dolly, PSK Surati Presiden dan Komnas HAM


LOKALISASI prostitusi Dolly akan secara resmi ditutup pada 18 Juni mendatang, atau sekitar 2 pekan lagi dari sekarang. Namun ternyata, para pekerja seks komersial (PSK) yang bekerja di tempat ini menolak rencana penutupan tersebut.

Sekitar 1400 orang PSK dilaporkan membuat surat yang  ditujukan kepada Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Kamis (5/6/2014).

Yang menjadi sasaran kekesalan para PSK adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Salah satu bunyi surat itu adalah sebagia berikut: “Oalah Bu Risma..Bu Risma. Saya mencari makan tidak minta kepada Anda tetapi kenapa kok Anda mau menutup pekerjaanku. Para PSK ini adalah orang susah Bu kok mau dibuat lebih susah lagi. Kita sama-sama perempuan, apa yang saya rasakan ya Anda rasakan Bu?” seperti dikutip dari republika online.

“Lagipula siapa yang mau bekerja seperti ini, tetapi karena kami terpaksa karena ekonomi. Urusan dosa saya tanggung di akhirat. Jadi Dolly jangan sampai Anda tutup. Kami bekerja sudah ada tempatnya. Kalau sampai Anda menutupnya, kami akan menjajakan diri di jalan, hingga di taman.”

(Sumber : www.islampos.com)


Berita Islam Timur Tengah (Edisi 5 Juni 2014)


Jenderal Pertahanan Udara Suriah Tewas di Dekat Damaskus
Kepala pasukan pertahanan udara Suriah Letnan Jenderal Hussein Ishaq tewas dalam sebuah pertempuran di dekat kota Damaskus, kata pejabat keamanan Suriah mengabarkan kepada kantor-kantor berita.

Dilansir kantor berita AFP, Ishaq tewas hari Sabtu (17/5/2014) karena luka-luka yang dideritanya saat pasukan oposisi menyerang markas pertahanan udara Suriah di kota Mleiha, salah satu medan pertempuran penting di tenggara ibukota Damaskus.

Pasukan pertahanan udara rezim digunakan untuk menghadapi kemungkinan serangan udara Amerika Serikat, tetapi dalam peperangan ini mereka menggunakannya untuk melawan oposisi, kata Rami Abdul Rahman direktur Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di London kepada AFP.

Abdul Rahman menyebut kematian Ishaq sebagai “pukulan psikologis penting” untuk rezim Bashar Al-Assad.

Selama lebih dari sebulan terakhir, pasukan rezim Suriah dibantu pasukan dari organisasi teroris Syiah asal Libanon, Hizbullah, berusaha merebut kembali Mlieha, kota strategis yang dikuasai pasukan oposisi.

Mlieha sudah dikepung selama lebih dari satu tahun, dan lebih dari sebulan terakhir dihujani tembakan oleh pasukan rezim dan pendukungnya.

Menurut Observatory, meskipun Mlieha dikepung dan dibombardir pasukan pro-Assad, namun para pejuang dari kelompok oposisi berhasil mempertahankannya, mengambilalih kembali sejumlah gedung di pusat kota.

Sementara rezim Assad masih menguasai Damaskus, pasukan oposisi menduduki sejumlah kota dan desa di sekitar ibukota Suriah.



Berita Islam Nasional (Edisi 5 Juni 2014)


Hapus Perda Syariah, PDI-I dinilai makin Tak Aspiratif pada Islam

Hidayatullah.com—Pernyataan Ketua Tim Bidang Hukum Pemenangan Jokowi-JK, Trimedya Panjaitan yang mengaku berencana akan menghapus Peraturan Daerah (Perda) bernuansa Islam dinilai makin menunjukkan Partai Demokrasi Indonesia (PDI)-Perjuangan makin tidak aspiratif pada umat Islam.

“Pernyataan itu hanya semakin menunjukkan bahwa PDI-P tidak ada i’tikad baik mendekati umat Islam, “ demikian disampaikan Bahrul Ulum, Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Jawa Timur kepada hidayatuallah.com, Kamis, (05/06/2014).
Bahrul mengingatkan, selama ini umat Islam berasumsi bahwa PDI-P sebagai partai yang dinilai kurang tegas dan kurang peka dalam memberantas penyakit-penyakit sosial kemasyarakatan.

“Contohnya penutupan Dolly yang menolak justru PDI-P,” tambah Bahrul. Jika memunculkan wacana seperti ini, masyarakat akan semakin yakin PDI memang tidak aspiratif pada umat Islam

Sebelumnya, Ketua Tim Bidang Hukum Pemenangan Jokowi-JK, Trimedya Panjaitan di Kantor DPP PDIP,  sempat mengatakan, jika pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) menang akan melarang munculnya peraturan daerah baru yang berlandaskan syariat Islam, kecuali  Aceh.

“Aceh pengecualian (boleh ada syariat Islam) karena Aceh daerah khusus,” kata Trimedya, kepada Republika Online, Rabu (04/06/2014) di Kantor PDI-P Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Menurutnya, selain Aceh, PDIP menolak munculnya perda syariat Islam baru. Karena dianggap tak sejalan dengan ideologi yang dianut PDI Perjuangan.



Berita Islam Internasional (Edisi 5 Juni 2014)


Walikota di Italia Ini Korupsi Proyek Banjir Musa

35 ORANG di kota Venesia Italia, termasuk walikota Giorgio Orsoni, dinyatakan ditangkap atas kasus suap. Kasus ini terjadi selama proses pelelangan umum proyek hambatan banjir di kota tersebut, yang dikenal sebagai proyek Musa.

Para tersangka dituduh menggelapkan $ 27m dari dana publik untuk proyek ini, dan itu sudah berlangsung selama 11 tahun lamanya. Akibatnya, terjadi krisis ekonomi ke rekening bank asing. Mereka juga dituduh menggunakannya untuk mendanai partai politik.

Kantor berita Ansa melaporkan bahwa sang walikota sudah ditahan. Para pengacaranya mengatakan kepada AFP bahwa klaim korupsi sangat “tidak kredibel”.

Mantan walikota dan mantan Perdana Menteri Silvio Berlusconi, ajudan Giancarlo Galan juga telah dicari oleh pihak berwenang. Namun, karena ia adalah seorang anggota parlemen dari partai tengah-kanan Forza Italia, saat ini dilindungi oleh kekebalan parlemen

(Sumber : www.islampos.com)


Rabu, 04 Juni 2014

Hot Berita Islam (Edisi 4 Juni 2014)


Amien Rais: Pembantaian Anggota Ikhwan sangat Kejam
Dua setengah tahun lalu media massa internasional menyebut perkembangan politik di Yaman, Libya, Tunisia Mesir dan lain-lain sebagai Arab Spring (Musim Semi Arab).
Di mana masyarakat bersuka cita dengan musim itu. Tapi kini apa yang terjadi? “Musim Semi Arab” kini berubah menjadi musim gelap, nan panjang.

Demikian disampaikan tokoh reformasi Indonesia, Dr Amien Rais dalam “Tabligh Akbar Pengajian Politik Islam di Masjid Al Azhar”, hari Ahad 30 Maret 2014 kemarin.
Pendiri Partai Amanah Nasional (PAN) ini mengawali ceramahnya di Pengajian Politik Islam dengan menyorot perkembangan politik Timur Tengah yang menyedihkan.
Amien mencontohkan salah satunya adalah pembantaian kejam orang-orang Al Ikhwan al Muslimun di Mesir. Di mana mayat-mayatnya dibawa berkeliling tentara-tentara Al Sisi ke tempat-tempat keramaian.

Amien yang berterus terang pernah bertemu dengan Presiden Iraq Saddam Husein dua kali, juga melihat Amerika semena-mena terhadap dunia Islam.
Selain penyerangan kepada Iraq, perlakuan terhadap Saddam juga tidak manusiawi. Terlepas dari kezaliman Saddam terhadap sebagian rakyatnya,  Amien melihat Saddam ini orang yang berani melawan Amerika.

“Sehingga ketika digantung ia menolak ditutup wajahnya dan mengucapkan tahlil (Laa Ilaaha Illallah)”terang mantan Ketua Umum Muhammadiyah ini.

Selain pernah bertemu dengan Saddam, Amien juga mengaku telah bertemu tiga kali dengan Pemimpin Libya Muammar Qadhafi. Ia terkesan bila bertemu dengannya.

“Pertemuan selalu diawali dengan pembacaan ayat Al Qur’an dahulu beberapa menit. Kemudian baru mulai membahas masalah-masalah di dunia Islam,”paparnya di depan ribuan jamaah Masjid Al Azhar Kebayoran Baru.

Tapi, Qadhafi kemudian diburu dan dibunuh AS.

“Jenazahnya diedarkan dipasar-pasar,”ungkap Amien sambil menyebutkan bahwa bagaimanapun Saddam dan Qadhafi adalah tokoh dunia Islam.

Yang menyedihkan adalah reaksi dunia Islam terhadap berbagai kejadian ini. Hingga saat ini dunia Islam masih belum melakukan aksi lebih nyata.

Lebih lanjut ia berharap semua masalah di dunia Islam segera berlalu.